
Singaraja – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) sukses menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Berbasis OBE pada tanggal 20 April 2026 bertempat di SMA Negeri 1 Tabanan. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi akademik untuk memperdalam pemahaman mengenai pengembangan pembelajaran yang berorientasi pada capaian hasil belajar peserta didik.
Kegiatan FGD menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi pendidikan yang membahas berbagai aspek penting dalam implementasi kurikulum berbasis OBE. Materi mengenai konsep dasar Kurikulum Berbasis OBE disampaikan oleh Prof. Dr. I Nengah Suastika, M.Pd. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai fokus utama dalam seluruh proses pendidikan, sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada materi, tetapi juga pada kompetensi yang harus dimiliki peserta didik. Materi selanjutnya mengenai penyusunan capaian pembelajaran dan learning outcomes disampaikan oleh Prof. Dr. I Wayan Kertih, M.Pd. Peserta diberikan pemahaman terkait pentingnya merancang capaian pembelajaran yang terukur, relevan, dan selaras dengan kebutuhan perkembangan pendidikan saat ini.
Pembahasan mengenai asesmen dan evaluasi berbasis outcome dipaparkan oleh Dr. I Putu Ananda Citra, M.Sc. Dalam sesi ini dijelaskan bahwa sistem evaluasi pembelajaran harus mampu mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Sementara itu, strategi pembelajaran berbasis OBE disampaikan oleh Dr. Ketut Sedana Arta, S.Pd., M.Pd. Materi ini menekankan pentingnya penggunaan metode pembelajaran inovatif dan berpusat pada peserta didik agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.
Kegiatan FGD juga membahas integrasi nilai karakter dan pencegahan kekerasan seksual dalam implementasi OBE yang disampaikan oleh Dr. I Putu Windu Mertha Sujana, M.Pd. Dalam pemaparannya ditegaskan bahwa penguatan karakter dan penciptaan lingkungan belajar yang aman merupakan bagian penting dalam proses pendidikan yang berorientasi pada outcome. Sebagai sesi penutup, Anak Agung Istri Dewi Adhi Utami, S.Pd., M.Pd menyampaikan materi mengenai tantangan dan rekomendasi implementasi OBE. Berbagai kendala yang dihadapi dalam penerapan kurikulum berbasis outcome dibahas secara komprehensif, disertai rekomendasi strategis untuk mendukung implementasi yang lebih optimal di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha berharap dapat mendorong penguatan kualitas pembelajaran berbasis capaian, sekaligus mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung transformasi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.
